Wednesday, October 20, 2021

Three Solutions That Can Slow or Stop Climate Change I NOVA I PBS

 


Mengatasi perubahan iklim mungkin tampak menakutkan, tetapi sebenarnya ada banyak solusi untuk mencegah perubahan iklim. Mencegah, menghancurkan, dan beradaptasi, yang dapat memperlambat dan mungkin menghentikan kita mencapai hasil terburuk dari perubahan iklim.

9 Simple Ways To Stop Global Warming

 


Pemanasan Global Adalah Masalah Serius Yang Mempengaruhi Dunia Kita Saat Ini. Masyarakat Modern Telah Menjadi Masyarakat Pemborosan Yang Tidak Perlu Mengeluarkan Racun Ke Udara Kita, Yang Berkontribusi Pada Perubahan Iklim Dan Kerusakan Lingkungan. Pembangkit Listrik Pembakaran Batubara Dan Mobil Adalah Dua Kontributor Utama Pemanasan Global. Berat Polusi Karbon Dioksida Yang Dilepaskan Kedua Sumber Ini Dalam Miliaran Ton. Inilah Beberapa Hal Sederhana Yang Dapat Dilakukan Setiap Orang Untuk Melawan Dan Mengurangi Fenomena Pemanasan Global. Ada Banyak Cara Untuk Menghentikan Pemanasan Global, berikut ini adalah 9 Cara Terbaiknya.

Apa sih Perubahan Iklim? Kenapa kita harus peduli?

 


Perubahan iklim; penyebabnya dan berbagai istilah lain yang mengikutinya seperti kenaikan suhu dan gas rumah kaca. Banyak orang dan kelompok yang menganggap berubahnya iklim sebagai suatu hal yang alamiah dan tidak perlu dikhawatirkan, namun nyatanya ada banyak resiko yang dapat terjadi. Resiko-resiko tersebut tentu akan sangat berdampak pada manusia, khususnya di generasi mendatang.

Tuesday, October 19, 2021

Causes and Effects of Climate Change | National Geographic

 


Apa yang menyebabkan perubahan iklim (yang dikenal juga sebagai pemanasan global)? Dan apa dampak dari perubahan iklim? Pelajari dampak manusia dan konsekuensi perubahan iklim bagi lingkungan, dan kehidupan kita.

Dampak Perubahan iklim dan Energi Terbarukan

 


Dikutip dari The Conversation, menurut Intan Suci Nurhati, Ph.D menjelaskan bahwa dampak perubahan iklim saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal ini ditunjukkan bahwa suhu permukaan bumi semakin naik akibat gas karbon yang semakin naik. Untuk mendukung mengurangi dampak perubahan iklim, salah satu solusi yaitu energi terbarukan. Indonesia memiliki banyak potensi energi terbarukan, namun hal ini perlu beberapa kebijakan dan dukungan dari pemerintah. Menurut Ir. Chayun Budiono, M.S.c. untuk mengurangi penggunaan energi fosil harus ada substitusi dari energi fosil yang dikurangi sehingga dapat beralih ke energi terbarukan. Namun kebijakan energi terbarukan di Indonesia masih belum mendapatkan porsi yang sesuai sehingga perlu kebijakan inisiatif market untuk mendukung teknologi energi terbarukan.

Bisakah Kita Menghentikan Pemanasan Global?

 


Bumi. Tempat segala angan dan harapan umat manusia tinggal, dan kini sedang memanas. Sains mencatat, bumi kita sedang mengalami kenaikan suhu yang bisa dibilang berbahaya, terutama untuk di masa depan. Bahkan, tahun lalu tercatat sebagai tahun terpanas kedua dalam sejarah manusia. Dan mengerikannya, enam suhu terpanas bumi yang pernah tercatat, semuanya terjadi di dalam satu dekade belakangan. Kemungkin, jika tidak dihentikan, kita akan menuju ke tahun-tahun di mana bumi memiliki lebih banyak persoalan ketimbang harapan.


Perubahan Iklim: Kenali, Hadapi, Tanggulangi (Climate Change)

 


Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam distribusi pola cuaca terhadap suhu bumi secara menyeluruh, dengan dampak yang besar dan terjadi secara berkepanjangan. Ilmuan iklim menegaskan bahwa peristiwa ini tidak sepenuhnya terjadi akibat peristiwa alam, melainkan juga diakibatkan oleh aktivitas manusia.

Atmosfer bumi terbentuk dari berbagai macam gas; oksigen, nitrogen, dan gas rumah kaca yang diibaratkan sebagai kaca transparan yang menyelimuti bumi. Selimut ini bertindak untuk menjaga agar sejumlah panas yang terperangkap tetap ideal bagi kelangsungan hidup ekosistem bumi. Akan tetapi, pembakaran bahan bakar fosil yang melonjak mengakibatkan konsentrasi gas rumah kaca semakin meningkat. Hal tersebut menyebabkan jumlah panas yang terperangkap di atmosfer semakin banyak sehingga mengakibatkan peningkatan suhu bumi.

Pada dasarnya, gas rumah kaca dibutuhkan oleh bumi agar ekosistem atmosfernya tetap stabil. Jika gas-gas tersebut tidak ada, seluruh panas akan terlepas kembali ke angkasa sehingga mengakibatkan bumi membeku. Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan gas rumah kaca berlebih selain pembakaran bahan bakar fosil yaitu peternakan, penggundulan hutan, limbah dan polusi.

Pemanasan global berdampak pada tenggelamnya 2 wilayah dari sebuah desa di Provinsi Jawa Tengah yang diakibatkan oleh banjir rob. Perubahan iklim juga menyebabkan bencana alam yang terjadi secara intensif pada 10 tahun terakhir seperti banjir, angin topan, gelombang panas, tornado, dan kekeringan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat lebih kurang 17.000 kejadian bencana alam di Indonesia dalam 10 tahun terakhir yang terdiri dari banjir (6261 kejadian), puting beliung (5128 kejadian), tanah longsor (4077 kejadian), kebakaran hutan dan lahan (620 kejadian), kekeringan (637 kejadian), gelombang pasang/abrasi (167 kejadian), serta letusan gunung api (52 kejadian).

Dampak perubahan iklim juga diketahui bisa memicu tenggelamnya sekitar 2000 pulau kecil di Tanah Air pada tahun 2030. Analisa tersebut dipublikasikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PBB pada tahun 2009.

Selain itu, akibat perubahan iklim juga menjadikan terumbu karang di sejumlah kawasan termasuk Pasifik Barat rusak parah. Adapun alternatif yang dapat dilakukan sebagai solusinya yaitu dengan menggunakan energi terbarukan. Energi terbarukan yang dapat digunakan salah satunya yaitu energi matahari. Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik melalui penggunaan sel surya.

Hal ini tentunya mengurangi pembakaran bahan bakar fosil yang biasa digunakan sebagai bahan utama pembangkit listrik. Letak geografis Indonesia diuntungkan karena berada pada garis khatulistiwa dimana matahari selalu ada setiap hari disepanjang tahun, sehingga penggunaan sel surya di Indonesia sangat cocok sebagai alternatif pembangkit listrik. Energi terbarukan lainnya yang dapat dimanfaatkan di Indonesia yaitu energi angin.

Melalui penggunaan turbin angin, energi ini dapat diubah menjadi energi mekanik yang mampu menghasilkan energi listrik. Pemanfaatan energi angin yang dapat dilakukan di daerah landai maupun tinggi menjadikan turbin angin sebagai alternatif bagus dalam menyikapi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil.

Hal-hal lainnya yang dapat dilakukan untuk mengurangi pemanasan global diantaranya yaitu dengan menggunakan ulang (Reuse), daur ulang (Recycle), kurangi pemakaian (Rethink), dan sebarkan pengetahuan dan kepedulian terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim merupakan persoalan yang sangat nyata dan berpengaruh terhadap bumi. Bumi adalah rumah kita, meskipun kita adalah masalahnya, namun, kita juga dapat menjadi solusinya.

Three Solutions That Can Slow or Stop Climate Change I NOVA I PBS

  Mengatasi perubahan iklim mungkin tampak menakutkan, tetapi sebenarnya ada banyak solusi untuk mencegah perubahan iklim. Mencegah, mengha...