Friday, September 10, 2021

ICT for Climate Change: Mode Gelap (Dark Mode)

 Berapa banyak perangkat mobile yang anda miliki ? Laptop, smartphone. Minimal 1 orang memiliki 2 nomor, dan bisa saja menggunakan 2 smartphone. Sekarang populasi Indonesia 270 juta, pemilik smartphone nya tercatat 345 juta, kok bisa? Ya karena tadi itu, rata2 memiliki 2 nomor dan sangat mungkin 2 smartphone. 

Data yang dilansir dari Hootsuite Social Media Report 2021 memang menunjukkan data yang luar biasa. Pengguna Facebook Indonesia ada 140 juta orang. Instagram 85 juta orang. Penggunaan smartphone mencapai 98.2% dari populasi, wow..

Sekarang bayangkan kebutuhan dan penggunaan batere yang diperlukan. Tiap perangkat itu rata2 perlu batere, dan batere perlu listrik untuk mencatu daya nya kembali. 

Angka yang sangat tinggi bukan? Belum lagi hobby kebanyakan orang Indonesia untuk mengganti smartphone nya per 1-2 tahun, mengikuti model dan type terbaru. 

Bagaimana kita bisa menghemat batere ? Menggunakan apa yang disebut mode gelap, atau dark mode. 

Dark mode, mode gelap adalah membuat latar belakang aplikasi (app) dan smartphone kita menggunakan warna hitam, warna gelap. Dengan warna gelap, maka daya yang diperlukan untuk mengaktifkan layar smartphone akan membuat lebih sedikit. 

Sebenarnya mode gelap dalam layar komputer bukan hal baru. Saya masih ingat waktu mulai bekerja di tahun 1993, saya berinteraksi dengan IBM mainframe, yang layarnya gelap semua, latar belakang hitam dengan warna huruf hijau. 

Barulah di tahun-tahun berikutnya, mata kita dimanjakan dengan berbagai warna, bahkan ribuan hingga jutaan warna bisa ditampilkan dalam layar LCD dan LED yang ada sekarang ini. 

Tapi mode gelap memang sangat menghemat daya. Maka pastikan komputer anda, laptop anda dan smartphone anda menggunakan mode gelap. Ada beberapa aplikasi terkenal yang menyediakan opsi dark mode, seperti Facebook, Twitter, Instagram dll, silahkan aktifkan untuk bisa menghemat baterai. 

Berapa daya yang dihemat dengan adanya mode gelap ini ? Untuk pemakaian batere hingga 30%. Lumayan sekali kan. 

Selain menghemat batere, ternyata dark mode juga ramah untuk mata kita. Sehingga mata kita tidak menjadi cepat lelah, karena berinteraksi dengan warna gelap akan membuat mata lebih tidak cepat lelah. Beberapa ahli mata mengatakan mode gelap akan membuat mata terhindar dari mata rabun (miopi). 

Mungkin kelemahan dari mode gelap adalah tentu mata harus lebih membaca dan melihat lebih detail, tapi ini bisa dilatih bila kita sudah terbiasa menggunakannya. 

Terlepas dari semua itu, sekarang ini saya hanya cukup men-charge batere smartphone 1 kali saja di pagi hari, dan sepanjang hari hingga besok pagi tidak harus melakukan charge daya batere 5000 mAH lagi. Daya yang besar juga harus tetap dihemat bukan?

Segera aktifkan mode gelap smartphone dan mungkin laptop anda juga untuk menghemat pemakaian batere dalam jangka panjang.


sumber: https://www.kompasiana.com/startmeup/613c00ac06310e41fa6a92a2/ict-for-climate-change-mode-gelap-dark-mode

No comments:

Post a Comment

What is ESG? | Environmental, Social, and Governance

  Investasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) adalah filosofi investasi di mana standar tanggung jawab sosial dipertimbangkan ketik...